01
Wall condition
Kerataan, kelembapan, retak, plester, existing finish, dan posisi struktur/rangka diperiksa sebelum menentukan sistem mounting.

Wall system · Interior
Wall panel yang baik tidak sekadar menutup dinding. Modul, bayangan, arah serat, sambungan sudut, bukaan, stop kontak, dan pencahayaan harus terbaca sebagai satu komposisi.
Diskusikan proyekFormat
Panel / Slat / Cladding
Konteks
Residential / Commercial
Detail
Corner / Lighting / Opening
Area
Jabodetabek
Cara membaca layanan
Kami memisahkan keputusan material, kondisi lapangan, dan bahasa visual agar pilihan yang dibuat bisa dijelaskan, bukan sekadar terasa meyakinkan saat presentasi.
Bidang kayu paling kuat ketika proporsinya terasa, tetapi konstruksinya tidak meminta perhatian.
01
Lebar panel, jarak slat, garis horizontal atau vertikal, serta titik berhenti harus dibaca terhadap dimensi ruang dan furnitur.
02
Kondisi dinding dasar, kebutuhan rangka, toleransi kerataan, jalur kabel, dan potensi kelembapan menentukan sistem belakang panel.
03
Pertemuan di sudut, pintu, jendela, skirting, ceiling, saklar, dan built-in adalah tempat kualitas pengerjaan paling mudah terbaca.
04
Garis bayangan dan sumber cahaya dapat memperkuat tekstur kayu, tetapi juga bisa menonjolkan ketidakrataan jika detail tidak direncanakan.

Material & keputusan
Tone relatif terang dengan serat yang aktif; cocok untuk ruang yang membutuhkan tekstur tanpa terasa terlalu gelap.
Karakter hangat dan kuat secara visual. Perlu dikontrol lewat modul dan finishing agar bidang tetap terasa arsitektural.
Pilihan tone gelap untuk komposisi yang lebih dalam. Pencahayaan dan proporsi bidang menjadi penting supaya ruang tidak terasa berat.
Sebelum eksekusi
Tahap ini yang biasanya membedakan pekerjaan yang sekadar terlihat selesai dengan pekerjaan yang tetap masuk akal setelah dipakai.
01
Kerataan, kelembapan, retak, plester, existing finish, dan posisi struktur/rangka diperiksa sebelum menentukan sistem mounting.
02
Saklar, stop kontak, TV point, access panel, speaker, lampu, dan jalur kabel perlu masuk ke modul panel sejak gambar awal.
03
Reveal, shadow gap, corner return, skirting, ceiling line, jamb pintu, dan pertemuan built-in ditentukan sebagai satu bahasa detail.
04
Arah serat, bookmatch jika ada, urutan panel, dan area yang paling dominan di garis pandang ditata sebelum produksi agar tidak terasa acak.
Urutan kerja
Urutan ini bisa menyesuaikan kondisi proyek, tetapi prinsipnya sama: keputusan dibuat sebelum pekerjaan ditutup oleh finishing.
Ukur dinding, bukaan, level, titik listrik, built-in, dan garis ceiling untuk menentukan modul yang realistis.
Arah serat, jarak, profil, warna finishing, serta garis awal-akhir diuji sebelum produksi penuh.
Rangka atau sistem mounting disiapkan sesuai kondisi dinding, kebutuhan service access, serta toleransi kerataan.
Panel dipasang sambil mengontrol garis, reveal, sudut, joint, dan pertemuan dengan elemen arsitektur lain.
Faktor estimasi
Dua area dengan luas sama bisa membutuhkan metode, detail, waktu, dan material bantu yang berbeda.
01
Kayu solid, veneer, panel berlapis, ketebalan, grade, arah serat, dan kebutuhan matching memengaruhi konsumsi material dan waktu produksi.
02
Flat panel, slatted wall, fluted detail, moulding, radius, atau relief tiga dimensi memiliki tingkat fabrikasi dan pemasangan yang berbeda.
03
Pintu, jendela, stop kontak, TV niche, rak, lampu, dan built-in meningkatkan jumlah potongan serta detail tepi yang harus diselesaikan.
04
Dinding yang perlu diluruskan, area tinggi, akses gedung, jam kerja terbatas, dan kebutuhan rangka tambahan ikut membentuk scope akhir.
Three languages
Satu material bisa menghasilkan karakter yang sangat berbeda tergantung profil, modul, dan bagaimana cahaya bergerak di permukaannya.
01
Bidang tenang dengan fokus pada arah serat, joint, dan komposisi besar.
02
Ritme garis dan bayangan yang lebih kuat, cocok ketika kedalaman visual memang dibutuhkan.
03
Modul atau relief tiga dimensi untuk area focal point yang membutuhkan karakter lebih ekspresif.
Setelah terpasang
Kayu akan menua, berubah tone, dan berinteraksi dengan pemakaian. Handover yang baik membantu perubahan itu tetap terkendali.
01
Debu pada slat, groove, dan relief sebaiknya dibersihkan dengan metode kering atau sedikit lembap agar finishing tidak terus menerima air.
02
Sudut luar, area dekat pintu, dan titik di belakang furnitur bergerak adalah lokasi yang paling mudah menerima benturan.
03
Jika ada kebocoran atau kelembapan dinding, sumber masalah perlu ditangani lebih dulu daripada hanya memperbaiki permukaan panel.
04
Access panel dan titik service sebaiknya tetap diketahui pemilik agar maintenance listrik atau utilitas tidak merusak panel secara acak.
FAQ
Tidak selalu. Pilihan bisa berupa solid timber, veneer, engineered panel, atau kombinasi, tergantung ukuran bidang, stabilitas, detail, budget, dan karakter visual yang dicari.
Bisa jika jalur service direncanakan sebelum panel dipasang. Akses untuk maintenance tetap perlu dipikirkan agar panel tidak harus dibongkar besar ketika ada perbaikan.
Semakin baik kondisi dasar, semakin mudah menjaga bidang akhir. Jika dinding tidak rata, rangka atau sistem leveling perlu dimasukkan ke scope.
Foto bidang, ukuran perkiraan, posisi pintu/jendela/TV/saklar, lokasi proyek, serta referensi profil atau tone sudah cukup untuk pembahasan awal.
Kondisi proyek lebih berguna daripada daftar spesifikasi yang panjang.
Kirim foto & briefStart a conversation
Tidak perlu datang dengan spesifikasi lengkap. Konteks yang jujur jauh lebih berguna untuk diskusi awal.
Brief minimum
Foto area
Ambil beberapa sudut termasuk titik pertemuan dengan lantai, dinding, pintu, atau struktur.
Ukuran kasar
Tidak perlu presisi survei; cukup memberi gambaran skala.
Lokasi
Kota atau area untuk membaca akses dan kebutuhan koordinasi.
Prioritas
Apa yang ingin diselesaikan: fungsi, kerusakan, material, atau tampilan.